Jumat, 30 September 2016

Memastikan Kebenaran

Seekor laba laba hutan yang memastikan telah bermigrasi ke Amerika dan telah membunuh orang-orang. Itulah cerita yang dikirim kepada saya dan orang lain melalui email seorang kawan. Ceritanya terdengar begitu masuk akal, ada banyak nama ilmiah dan kisah-kisah nyata. Namun ketika saya memeriksa berita itu di situs-situs yang dapat dipercaya, saya menemukan bahwa itu adalah suatu kabar burung yang tersebar di Internet. Kebenarannya hanya bisa dipastikan dengan cara mengeceknya dari sumber yang dipercaya.     
Gambar, courtesy widjajalagha@gloopic.net
Sekelompok orang percaya di abad pertama yang tinggal di Makedonia juga memahami pentingnya memastikan kembali berita yang mereka dengar. Orang-orang di Berea “menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu semuanya demikian” (Kis. 17 : 11). Mereka telah mendengarkan Paulus dan ingin memastikan apakah semuanya yang Ia katakan sesuai dengan pengajaran dari Perjanjian Lama. Mungkin Paulus memberitahukan kepada mereks bahwa ada bukti-bukti dalam Perjanjian Lama yang mengatakan bahwa Mesias akan menderita dan mati bagi dosa. Mereka perlu memastikan hal itu dari sumbernya.
Ketika kita mendengar beragam pengajaran yang mengusik Iman, kita perlu bersikap waspada. Kita dapat menggali sendiri Kitab Suci, mendengarkan sumber-sumber yang dapat dipercaya, dan meminta hikmat dari Yesus, Tuhan kita.
(Memastikan Kebenaran/GKP Jemaat Effatha, Cakung)

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar